oleh

Diduga Pungli Seragam Terjadi di SMAN 1 Bululawang

-Pendidikan-486 views
Kab. Malang, Detik91.com-   Kabar tak sedap kembali dialami SMAN 1 Bululawang, lantaran sekolah tersebut diduga melakukan pungli seragam dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) .

Padahal sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan warning kepada siapapun petugas dilarang menarik pungutan liar ( Pungli) dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jawa Timur.

Sebelumnya, Khofifah mengatakan, untuk PPDB tolong dijaga jangan sampai ada pungutan apapun.” yang terbukti melakukan pungutan akan dikenakan sanksi berat,” kata Khofifah, Kamis (13/6/2019).

Dia sudah mengkomunikasikan intruksi itu kepada jajaran Dinas Pendidikan, agar menjaga proses PPDB berjalan bersih sesuai ketentuan pergub yang dikeluarkan.   “Jika terbukti, sanksi bisa penonaktifan sampai pembuktian selesai,” jelasnya.

Namun, dalam PPDB SMAN 1 Bululawang, orang tua terpaksa membeli seragam disekolah, karena sudah di sodorkan oleh sekolah saat mendaftar ulang, dan anehnya transaksi pembayaran terjadi diruang sekolah tersebut, tetapi kwitansi pembayaran yang berjumlah RP. 925.000,00 memakai kwitansi penjahit.

“Seolah, transaksi jual beli ini terpisah dari proses PPDB, padahal tidak, karena sudah diarahkan dan transaksi berada diruang sekolah tersebut,” ucap salah seorang Wali murid, WM (Inisial, Red).

Masih menurut WM, Karena khawatir jika tidak membeli baju, anaknya tidak bisa mendaftar ulang, maka orang tua terpaksa beli baju, padahal baju bisa dibeli di tempat lain.

” bila beli diluar harganya bisa lebih murah, kalau seragam olahraga dan batik kita gak masalah beli di sekolah tersebut untuk keseragaman,” ungkapnya.

Bukti kwitansi pembelian seragam di SMAN 1 Bululawang

Ketua PPDB SMAN 1 Bululawang, Temu Sulistiono, SPd, MPd saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, saya hanya melaksanakan instruksi dari kepala sekolah.

” untuk transaksaksi pembayaran seragam yang penting bukan diruangan ini,” pungkasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed