oleh

Tak Ikut Program BPJS, Disnaker Akan Turun Ke PT Sindomas Plastik

Kab. Malang, detik91.com-  Dampak dari PT Sindomas Plastik yang beralamat di Jl. Gondang D39 desa Randuagung kecamatan Singosari, yang tidak mengikutkan program BPJS Ketengakerjaan rupanya akan berbuntut panjang, apalagi salah seorang karyawan telah mengalami kecelakaan kerja (jari tangannya terputus oleh mesin) dan ironisnya untuk biaya kontrol perusahaan tidak mau bertanggungjawab.

Dihubungi via seluler, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kab. Malang melalui Kabid Syaker, Totok mengatakan bahwa, Disnaker terus melakukan pembinaan dan monitoring kepada seluruh perusahaan diwilayah kerjanya, baik door to door maupun undangan sosialisasi juga lewat media massa.

” untuk PT Sindomas karena diduga melakukan pelanggaran normatif, maka mohon dibuatkan surat pengaduan yang ditujukan kepada Kepala Disnakertrans Prov Jatim cq. Bidang Pengawasan tembusan Disnaker Kab. Malang dan Kakorwil 2 wasnaker di Singosari,” jelasnya, senin (12/9/2019).

Ditambahkannya, karena sejak awal 2017 pengawasan menjadi kewenangan provinsi.

Baca Juga : https://detik91.com/2019/09/14/terlalu-pt-sindomas-plastik-tidak-ikut-program-bpjs/

Prolog terkait kejadian kecelakaan kerja juga sdh kami teruskan dan kordinasikan dengan teman-teman Korwilwasnaker juga bidang pengawasan disnakertrans prov.

” Untuk surat pengaduan saya bantu distribusikan, disamping itu kami segera agendakan pembinaan turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi hubungan industrial di perusahaan,” tandasnya.

Terpisah, Salah seorang pegawai BPJS Ketenagakerjaan, Hadi menerangkan bahwa, untuk perusahaan yang tidak mengikutsertakan program BPJS Ketenagakerjaan bisa dikenakan sangsi.

” Sangsi bisa berupa Teguran tertulis, Denda, dan Pencabutan Ijin Usaha,” tegasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed