oleh

Ternyata Sutrisno “Ciut Nyalinya” Tak Datang Di RDP Dengan Komisi C DPRD Kab. Kediri

-headline-74 views

detik91.com, Kediri Raya-  Sangat disayangkan oleh semua pihak , Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan (TP3) Pemkab Kediri Ir.H.Sutrisno, MM, tidak datang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi C DPRD Kabupaten Kediri Selasa (14/1/2020) siang.

Mantan penguasa Kediri selama dua periode ini diduga Ciut nyalinya untuk nongol dan memenuhi panggilan DPRD terkait terkait tugas pokok dan fungsi TP3 yang berkaitan dengan output dan outcome kinerjanya bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sukadi, SE.MM.

Ketidak hadiran TP3 memicu kekecewaan dan marah besar seluruh komponen Komisi C karena dari 5 orang anggota TP3 tidak ada satupun yang berani nongol untuk mempertanggung jawabkan kinerja yang dibiayai dari APBD yang merupakan uang rakyat sebesar Rp 1,5 miliyar per tahun.

Ketua Komisi III Antox Prapungka Jaya, SE. MM, yang merupakan politisi senior partai Nasdem mengaku dilecehkan oleh Ir.H.Sutrisno. MM karena undangan Komisi C memanggil Bappeda untuk menghadirkan TP3 ternyata tidak hadir tanpa ada alasan yang jelas. “Bapedda kami tanya kenapa TP3 diundang tidak datang…??? , mereka menjawab tidak tahu…!!! , dan surat itu sudah sampai kepada bupati. Artinya, tidak hadirnya saudara TP3 ini tentu menjadi preseden buruk. karena anggaran yang digunakan adalah anggaran APBD yang dianggarkan di Bappeda, “ucapnya.

Lebih jauh Antox juga menilai ketidak hadiran TP3K tersebut tidak menghormati lembaga dewan, bahkan merupakan pelecehan besar bagi lembaga dewan yang terhormat. Karena yang memanggil dan tanda tangan dalam surat itu adalah Ketua DPRD. “Semua Komisi C tadi hadir dalam RDP ini. Namun dari TP3 tidak ada yang hadir sama sekali. Kami sangat kecewa, Ini tidak menghormati lembaga dewan, apalagi yang tanda tangannya disitu Ketua DPRD, tentu ini melecehkan lembaga dewan, ” tegasnya dengan nada tinggi.

Dengan tidak hadirnya TP3K ini, selanjutnya Komisi C menggelar rapat internal bersama tujuh anggota yang ada, diputuskan akan memanggil ulang TP3. ” Komisi C sepakat akan memanggil kembali TP3, kita akan panggil sampai Sutrismo dan TP3 datang kesini, ” tegas Antox

Perlu diketahui bahwa Pemanggilan Bappeda dan TP3 berkaitan dengan penggunaan anggaran Rp.1,5 M yang melekat di Bappeda. Selain itu Komisi C juga akan mengejar pertanyaan kepada Sutrisno terkait tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) pada TP3K yang sampai sekarang tidak jelas kinerjanya.

Komisi C mencium gelagat ketidak beresan dalam penggunaan anggaran. Hingga sekarang Komisi C tidak mengetahui tupoksi TP3K selaku pengguna anggaran digunakan untuk apa saja, output dan outcomenya seperti apa. (Rs’08)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed