oleh

Pertambangan Ilegal Di Kecamatan Wajak Semakin Bertambah

-headline-43 views

Kab. Malang, detik91.com-   Seakan luput dari pantauan aparat penegak hukum dan pemerintah, pertamabangan ilegal di kecamatan Wajak bertambah 2 lokasi didaerah desa dadapan (belakang pembibitan).

Lokasi kecamatan Wajak seakan aman untuk pelaku pertambangan ilegal, karena di desa Patokpicis pertambangan yang diduga ilegal menjamur dan belum teratasi disana, kini didesa Dadapan terdapat dua lokasi pertambangan ilegal jenis Sirtu,

“Aktivitas pertambangan di dua lokasi tersebut dekat dengan parit, parit tersebut dialiri air untuk mengaliri sawah,” terang salah seorang warga yang meminta namanya tidak ditampilkan karena faktor keamanan, (17/1/2020).

Masih menurutnya, dikhawatirkan dengan adanya pertambangan ilegal tersebut bukan hanya merusak ekosistem, tetapi juga merusak aliran air tersebut.

“Seperti contoh didesa patokpicis, dipertambangan milik KH.Ashar dahulunya ada sumber mata air yang bisa untuk memenuhi kebutuhan warga, tetapi setelah ada pertambangan, air tersebut menjadi pecah dan tidak bisa lagi dikonsumsi oleh warga,” ucapnya.

Sudah, imbuhnya, saatnya pemerintah bersama APH bahu membahu, untuk bekerja sama menertitibkan pertambangan ilegal di kecamatan Wajak.

Pantauan awak media, pertambangan di Wajak seakan bisa tumbuh bebas meskipun tanpa IUP OP, bahkan lokasi milik Perhutani pun dengan bebasnya dijadikan lokasi pertambangan, diduga ada kerugian negara yang mencapai miliaran rupiah dipertambangan Wajak.

Terpisah, Kapolsek Wajak, AKP. Wiji, SH saat dikonfirmasi awak media (17/1/2020), belum memberikan statementnya.

“Saya masih di Polres,” jawabnya (Bersambung). (Red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed