oleh

Polres Batu Berhasil Membekuk Pengedar Narkoba Jaringan Lapas

Batu, detik91.com-  Satuan Narkoba Polres Batu berhasil menangkap sembilan pengedar dan pemakai narkoba di wilayah hukum Polres Batu, dalam kurun waktu dua bulan sejak Desember 2019 hingga Januari 2020 Kasus yang terungkap ini berhasil mengamankan sembilan tersangka, dan sekitar 80 persen dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi menerangkan bahwa, otak pengedar besar narkoba berada di Lapas. Hanya saja barangnya berupa sabu dan ganja berasal dari luar Lapas.

“Pengedar besar di Lapas ini hanya mengendalikan. Dia menginstruksikan anak buahnya yang berada di luar Lapas untuk mengirim barang yang dipesan para pengedar yang saat ini menjadi tersangka,” ujar Zein di Mapolres Batu, Jum’at (17/1).

Dalam kesempatannya, Kasat Reskoba Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto  menyampaikan sebagian besar peredaran gelap narkoba di Kota Batu dikendalikan dari Lapas.

“Sebagian besar dikendalikan dari Lapas, bisa dikatakan mencapai 80 persen dikendalikan dari balik tahanan,” terangnya.

Dari penyidikan tersangka, orang yang berada di dalam LP merupakan pengendali dari peredaran narkotika yang didapat tersangka tersebut. Untuk itu Satreskoba akan terus melanjutkan penyelidikan terhadap kasus ini.
Adapun dari sembilan pengedar yang saat ini menjadi tersangka, dua di antaranya berasal dari Kota dan Kabupaten Malang. Sedangkan sisanya, yaitu tujuh tersangka berasal dari Kota Batu.

Tersangka yang berhasil diamankan, di antaranya berinisial AF alias Kojek (26) asal jl.Gunung Muria, Desa Girimoyo, Kec. Karangploso, Kab Malang. Kemudian MS asal Jl. Jodipan gg.3 Kel. Jodipan, Kec. Jodipan, Kota Malang. Sedangkan sisanya berasal dari Kota Batu. Yaitu, WA alias Tuwek asal Desa Pandanrejo, AW alias Bujel asal Kelurahan Temas, FR asal Desa Torongrejo, S asal Kelurahan Sisir, AG asal Desa Punten, dan HSD alias Paijo asal Desa Pandanrejo.

Masih menurut Yussi, dari sembilan tersangka satu tersangka yang berhasil ditangkap membawa narkoba terbanyak adalah AW alias Bujel. Laki-laki asal Jalan Wukir gang III Kel. Temas ini kedapatan membawa empat poket sabu dan tiga poket ganja dengan berat total 196,54 gram. “Bujel ini merupakan pengedar yang telah beroperasi selama dua bulan,” jelas Kompol Zein kepada Bhirawa.

“Polres Batu berhasil mengamankan 13 barang bukti. Di antaranya 13,10 gram sabu-sabu dan 270,4 gram ganja atau senilai Rp 21 juta. Dan akibat dari perbuatannya menjual narkoba, para tersangka ini dijerat pasal 112 ayat 1 UU R1 no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan hukuman paling cepat 5 tahun maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed