oleh

Ada Oknum Warga Desa Bonorejo Meminta Pemberitaan di Hapus

-headline-11.032 views

Bojonegoro, detik91.com – Pasca ditayangkan melalui media ini yang berjudul “Woow diduga Bantuan Kambing dari EMCL Untuk Warga Desa Bonorejo Tinggal 7 EKor”, ada oknum warga yang menghubungi pimpinan redaksi media ini, oknum warga tersebut berinisial IR dan RM yang meminta agar pemberitaan tersebut dihapus.

Selain meminta berita tersebut di hapus, IR juga memberikan statementnya terkait kambing yang saat ini diduga sudah tidak sesuai lagi saat pertama diterima. Namun, anehnya, statement tersebut seakan sudah di setting, karena dalam statement yang dikirim melalui WA tersebut bertuliskan “Diteruskan”.

”alasane dipindah pengelolaan kan jelas 1.keamanan posisi kandang tidak ada pagar 2 pengelola kandang yg sanggup satu orang lainnya mengundurkan diri
3.kurang optimal perawatanya,” tulis IR via WA, Senin (16/11/2020).

Masih tulis IR, sehingga dibentuk kelompok pengelola yg sudah ahli dibidangnya per lingkungan/rt untuk mengembangkannya.

”Di kandang sisa sebagai master pusat kegiatan di kelompok sebagai pengembang/bagi hasil,” ungkapnya.

Baca Juga : Woow diduga Bantuan Kambing dari EMCL Untuk Warga Desa Bonorejo Tinggal 7 Ekor https://detik91.com/2020/11/16/woow-diduga-bantuan-kambing-dari-emcl-untuk-warga-desa-bonorejo-tinggal-7-ekor/

Terpisah, RM saat menghubungi pimpinan redaksi media ini menerangkan jika ada 8 RT yang mengelola Kambing-kambing tersebut.

”Ada 8 RT yang mengelolah kambing tersebut, dan masing-masing ada 2 orang pengelola, masing-masing pengelola merawat 2-3 ekor kambing,” jelas RM (17/11/2020).

IR dan RM pun juga mengirimkan foto-foto saat Mudes terkait penyerahan kambing ke masing-masing lingkungan, namun lagi-lagi foto tersebut tanpa disertai berita acara serah terima kambing.

Sebelumnya, Program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pemberdayaan ekonomi warga melalui Kandang Budidaya Kambing Masyarakat Desa Bonorejo, yang diprakarsai ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di terima sebanyak 120 ekor. Namun saat ini berdasarkan keterangan Kepala Desa(Kades) Bonorejo, Rachmat Aksan berjumlah 64 ekor (14/11/2020).

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Bonorejo belum menunjukkan berita acara penyerahan kambing kepada pengelolah, sebagai bukti hak jawab atas pemberitaan yang telah ditayangkan. (Red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed