oleh

Pasca ditutup, Penambangan Liar di Poncokusumo Aktivitas Kembali

Kabupaten Malang, detik91.com –  Warga Desa Sumberejo Kecamatan sempat merasa lega karena Mantri hutan wilayah Poncokusumo Darto bersama Kapolsek Poncokusumo, AKP Lutfi dan jajaran menutup lokasi penambangan liar menutup total kawasan penggalian pasir Hutan Taman Nasional  pada, Sabtu ( 23 januari 2021 ). Namun sayangnya penutupan tersebut tidak berlangsung lama.

Menurut pantauan di lokasi pertambangan tersebut, kini mulai ada aktivitas pengerukan pengambilan pasir, sehingga bila ada pembiaran, dikhawatirkan akan terjadi kerusakan alam dilokasi tersebut.

“Pihak kita selaku mantri hutan wilayah poncokusumo bersama muspika memberi peringatan agar tidak terulang kembali,” ujar Mantri Hutan, Darto pasca penutupan.

Jika, imbuhnya, masalah penggalian pasir di kawasan hutan taman nasional yang di lakukan warga sekitar, mereka akan di kenakan pidana sesuai UU no. 18 tahun 2013.

“Sesuai UU no. 18 tahun 2013 pelanggar akan kenakan pidana penjara paling singkat ( 5 tahun ) penjara dan paling lama pidana penjara paling lama ( 15 tahun ), atau denda paling sedikit ( 5 Miliar ) dan paling banyak denda ( 15 Miliar ).

Menurut warga yang enggan di sebutkan namanya JD ( inisial, Red), kemarin hari senin (25/01/2021) babakan galian pasir sungai yang sudah di tutup oleh Muspika dan Mantri hutan, babakan galian pasir buka kembali, akan tetapi bukanya setengah setengah alias sembunyi-sembunyi.

“Bahkan Spanduk yang bertuliskan larangan penggalian pasir di area kawasan Hutan Taman Nasional yang di pasang oleh Muspika dan Mantri hutan Poncokusumo sempat hilang, dan Selasa sekitar 14.00 galian pasir tersebut di tutup total, spanduk yang hilang di pasang kembali,” tandasnya. (Rin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed